BAYANGKAN SEANDAINYA

Bayangkan seandainya yang kaulihat di cermin pagi ini
bukan wajahmu tetapi burung yang terbang di langit yang sedikit
berawan, yang menabur-naburkan angin di sela bulu-bulunya;
bayangkan seandainya yang kaulihat di cermin pagi ini
bukan wajahmu tetapi awan yang menyaksikan burung itu
menukik ke atas kota kita dan mengibas-ibaskan asap pabrik dari
bulu-bulunya;
bayangkan seandainya yang kaulihat di cermin pagi ini
bukan wajahmu tetapi pohon rambutan di halaman rumahmu
yang menggoda burung itu untuk hinggap di lengannya;
bayangkan seandainya yang kaulihat di cermin pagi ini
wajahmu sendiri yang itu juga, yang tak kunjung habis meski
telah kaukupas dengan ganas selembar demi selembar setiap hari.

by Sapardi Djoko Damono

Other poems of SAPARDI DJOKO DAMONO (15)

Comments (4)

Great imagery and fantastic storyline with fine flow....I loved it, Down from the purple mist of trees on the mountain, lurching through forests of white spruce and cedar, stumbling through tamarack swamps, came the bull moose to be stopped at last by a pole-fenced pasture.
Agreed. This poet is awesome!
Jesus! This is incredible!
This is an absolutely brilliant poem. Symbolism is obvious... just in the first line- down, meaning that he has come from 'up' or power, then purple, which symbolizes royalty, purple mist- somewhat magical.Truely an astounding poem.